Sabtu, 11 Mei 2013

Membongkar Cara Membuat Luka Palsu Para Pengemis



Oke, untuk urusan bohong or bener, itu urusan mereka. ada beberapa pengemis yang dengan sengaja membuat luka-lukaan (luka palsu), dan caranya gampang banget…
mau tau??? ini caranya…




1. Siapkan alat-alat dan material yang diperlukan : tinta merah, tusuk gigi, cotton buds, brush cuci piring, lem
2. Buat “area luka” pake lem
3. Tunggu sampe lemnya kering
4. Rapikan lem dengan tusuk gigi untuk mempertegas area luka
5. Ratakan lem2 yang masih menggumpal dengan brush
6. Samarkan area luka bagian luar dengan sedikit tinta merah
7. Oleskan tinta merah (pake cotton buds) untuk mempertegas daerah luka
(biar keliatan lebih nyata)
8. Ratakan lem pake tusuk gigi untuk membentuk “broken skin”
9. Oleskan tinta merah di bagian dalam area luka
10. Tunggu sampai kering
11. Selesai. luka palsu udah jadi deh…
 

Oke sekian ulasan saya tentang Cara Membuat Luka Palsu Para Pengemis
Visam te iterum ^_^
 

6 Alasan untuk Tidak Pernah Ngupil Lagi

1.      Alergi dan penumpukan lendir

Selain tak higienis, mengupil juga bisa jadi salah satu gejala alergi dan dapat mengakibatkan penumpukan lendir atau mukus di dalam hidung yang dapat mengganggu sistem pernafasan.

2.      Infeksi

Selain jerawat, hidung bisa kemasukan kuman-kuman dari jari yang dimasukkan saat ngupil sehingga mengakibatkan infeksi kulit pada rongga hidung bernama vestibulitis. Folikel rambut di dalam hidung juga bisa terkena infeksi hingga muncul sejenis jerawat mini yang disebut folliculitis.
Infeksi dalam hidung akibat ngupil juga berisiko menyebar ke otak karena adanya pembuluh darah dari hidung yang langsung terhubung ke otak, meski kasus ini terbilang jarang.

3.      Mimisan

Mimisan akibat ngupil paling sering terjadi pada anak-anak. Pasalnya kuku jari dapat melukai pembuluh darah dalam hidung anak. Untuk mencegahnya, hentikan kebiasaan ngupil dan oleskan petroleum jelly ke hidung.

4.      Septal Perforation

Septal perforation merupakan kerusakan yang terjadi pada pembatas antara kedua rongga hidung yang disebut dengan septum. Spesifiknya, terlalu sering mengupil lama-lama akan menyebabkan lubang pada septum ini hingga berakibat pada munculnya kerak di hidung serta mimisan.

5.      Hidung Pesek

Bagi sebagian orang, hidung pesek adalah bawaan lahir yang tetap harus disyukuri. Namun sebagian yang lain bisa menjadi pesek karena dipicu oleh kebiasaan buruk yakni ngupil sembarangan. Infeksi yang terjadi saat ngupil bisa juga menyerang tulang rawan sehingga struktur hidungnya turun dan menjadi lebih pesek.

6.      Meninggal dunia

Kondisi ekstrim ini hanya terjadi ketika saat mengupil, Anda memaksakan untuk mengeluarkan kotoran hidung yang besar dan keras. Padahal di dalam rongga hidung terdapat tulang ethmoid atau tulang yang memisahkan hidung dengan otak.
Jika memaksakan diri untuk mengeluarkan kotoran yang besar dan keras tadi lalu tak sengaja menusuk tulang tersebut bisa jadi cairan di otak bisa bocor. Gawatnya, kebocoran cairan otak itu akan menyebabkan meningitis atau radang selaput otak.

Oke sekian ulasan saya tentang 6 Alasan untuk Tidak Pernah Ngupil Lagi
Visam te iterum ^_^